I love her, and she like me..
Monday, July 2, 2012
Sunday, May 13, 2012
BB? ke laut aje
Citra yang terpancar dari orang yang memakai produk Apple adalah IT geek, cool dan rebel. Itu DULU.
Saya
suka membaca website gadget dan perangkat elektronik, seperti engadget,
gizmodo, lifehacker, dsb. Setahun terakhir saya bisa merasakan ada
pergeseran pandangan seperti di atas. Setahun lalu pembaca website tsb
masih kagum dengan berbagai produk Apple yang memakai iOS. Sekarang tren
berganti, Android lebih disukai.
Mengapa? Bukan soal
teknologinya. Android memang lebih unggul, lebih cepat dalam adopsi
teknologi terbaru, tapi ini soal pergerseran pandangan sosial masyarakat
di Barat, menjadi lebih Pancasilais, yang kalau diperas menjadi
Gotong-Royong, dan ini sejalan dengan berkembangnya aplikasi
crowdsourcing, gotong-royong antar pengguna yang tidak saling kenal,
untuk public benefit, seperti Wikipedia dan Linux.
Andy
Rubin, pendiri Android ketika dicaplok Google, ditanya oleh seorang VP
Google (sumber: cerita dari Lucky Sebastian, id-android): apa dunia ini
masih perlu mobile operating system yang lain?
Andy
menjawab, ada dua tugas suci dari Google dalam kaitan dengan mobile
operating system. Pertama, saat ini kita sedang kritis, dunia
membutuhkan operating system yang open source, membebaskan developer,
produsen dan konsumen memilih apa yang mereka mau.
(Bandingkan
dengan iOS dari Apple, developer dan pembeli tak bebas berkreasi.
Software yang mau diinstal di produk Apple harus seijin Apple. Saat ini
sudah 3 tahun Android, dan kita bebas memilih perangkat Android apa
saja, mau murah, mahal, mau diisi apapun, semua terserah pada konsumen,
developer dan produsen).
Kedua, saat ini kita menghadapi
draconian future, dimana hanya akan ada satu operating system, satu
perusahaan dan satu orang yang menentukan bagaimana kita menggunakan
gadget. Google punya tugas suci untuk memberikan pilihan bagi semua
orang, keterbukaan bagi semua orang dan mendorong inovasi bagi semua
orang. Dan Google punya sumber daya untuk itu. Kalau Google hanya diam,
maka ramawaln Orwell 1984 akan terjadi. Big brother is watching you,
control all your life and the world.
Dan sekarang, Google
mempersembahkan Android, suatu platform terbuka untuk semua orang.
Bahkan Nexian pun memakai Android buat smartphonenya yang terjangkau.
Nah, dimana letak nilai Pancasila dalam Android?
Pertama,
mirip dengan wikipedia, Android dikerjakan secara crowdsourcing alias
gotong-royong. Source code-nya bisa dengan mudah didownload. Semua orang
bebas mengubahnya, memperbaiki dan menawarkannya kepada siapa saja.
Developer
perusahaan dapat memperbaiki source code inti yang sudah dibuat Google,
dan memasang dalam perangkat mereka yang dijual bebas. Developer
pribadi, para hacker, bebas memodifikasi Android menjadi custom ROM.
Orang bebas memilih custom ROM yang mereka mau, atau kembali memakai ROM
bawaan developer perusahaan. Developer pribadi, sama seperti hacker
lainnya, tidak mendapat uang dari aktivitas hackingnya, tapi dengan
keahlian hacking mereka, pasar tenaga kerja menghargai mereka dengan
baik. Secara tidak langsung Google membantu pengembangan SDM di banyak
negara.
Proses ini juga berlangsung pada level programmer
aplikasi dan pribadi pemilik perangkat Android. Saya jadi tahu bagaimana
melakukan flash terhadap perangkat saya, memilih custom ROM, dan
mencari pertolongan dari komunitas jika mandek dengan flash ulang. Nilai
saling menolong, gotong-royong, hidup disini, bahkan antar mereka yang
tak kenal.
Produk Apple? Terpenjara oleh Apple.
Kedua,
terjadi pergeseran nilai di masyarakat Barat (Eropa dan Amerika). Dari
segi pandangan etika bisnis, masyarakat Amerika, menurut Crane dan
Matten, exhibit a strong culture of individualism, suggesting that
individuals are responsible for their own success. Sampai urusan
kesehatan pun, masyarakat Amerika kudu punya asuransi sendiri, kalau
tidak mau mati keleleran.
Tetapi krisis ekonomi akibat
subprime mortage tahun 2007 membuat banyak orang mulai sadar bahwa ada
sesuatu yang salah dengan ekonomi dan tata nilai sosialnya. Stiglitz
diminta UN untuk membuat rekomendasi tata moneter dan keuangan
internasional baru, yang tidak membebaskan. Demo antiglobalisasi marak,
dan gerakan Occupy Wallstreet bergema ke seluruh penjuru Amerika.
Orang
kembali melihat bahwa perusahaan besar-lah yang menjadi sumber masalah.
Dan itu adalah perusahaan-perusahaan yang tak kenal etika. Orang
kembali bergairah dengan upaya crowdsourcing, gotong-royong. Website
semacam kickstarter, yang menawarkan ide untuk urunan dan gotong-royong,
marak.
Dan Android muncul ketika pergeseran nilai itu
terjadi. Kembalinya nilai-nilai Pancasila (nilai kemanusiaan, kerja
sama, gotong royong, saling menolong, mengutamakan etika).
Ketiga,
Apple bukanlah perusahaan yang socially responsible. Setelah kematian
Jobs, orang baru sadar, rupanya Apple atau Jobs yang cash reserve-nya
lebih besar dari Pemerintah AS, tak punya upaya philantrophist yang
signifikan. Bill Gates bahkan adalah philantrophist terbesar saat ini.
Jobs
punya kisah buruk dengan anak dan partnernya. Dia menolak mengakui anak
dari partnernya, dan terlibat sengketa dipengadilan soal pengakuan dan
tunjangan kepada anaknya. Jobs berhasil menghentikan sengketa, dengan
mengakuai sebagai anak biologisnya. Tapi kabar terakhir, anak yang tak
mau dia akui itu, terpaksa ngutang ke kenalan Bapaknya buat bayar uang
SPP universitas.
Dari segi ethical supply chain, Apple
mengontrak Foxconn, pabrikan gadget di Cina, yang reputasi HAMnya buruk.
Hak-hak buruh kurang diberikan. Buruh bekerja long hours, meyerupai
perbudakan, paling tidak sweatshop. Karena itu, setiap produk Apple yang
anda beli dan pakai, ada keringat buruh yang kering, tangis mereka
karena gaji kecil dan long hours.
Karyawan Apple hidup
dalam cengkeraman Apple Gestapo, mereka dimata-matai, bahkan sampai ke
kehidupan pribadinya. Ponsel mereka disadap, email diperiksa. Gestapo
bukan monopoli Nazi, Apple juga.
Dulu Nike itu sweatshop, sekarang Apple adalah sweatshop.
Dan, gejala-gejala itulah yang bisa ditangkap dari pembacaan saya terhadap dunia gadget dan kondisi sosial yang melingkupinya.
BB? Ke laut aje
Diposkan oleh irfan_arachman di 5/13/2012 08:26:00 PM 0 komentar
Sunday, February 5, 2012
Hyde bawa kejutan di kuburan
Diposkan oleh irfan_arachman di 2/05/2012 09:57:00 PM 0 komentar
Friday, December 30, 2011
Apple really hates the jailbreak, here's an example
Diposkan oleh irfan_arachman di 12/30/2011 02:10:00 PM 0 komentar
tetsuya ogawa's fact
- Bassist sekaligus leader dari band L’Arc~en~Ciel ini lahir di Osaka pd tanggal 03 oktober 1969 (Libra) dan memiliki golongan darah A(sama kayak gue)
- Sejak kecil tetchan bercita2 dia mau menjadi apa saja kecuali pegawai kantoran biasa, karena dia tidak suka dengan jam kerja dan rutinitas pekerja kantoran biasa yang menurutnya sangat membosankan.
- Pada tahun 2004 yang lalu tetchan sempat menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Tetsugaku”, yang berisi 69 sesi wawancara singkat tetang kehidupannya sebagai musisi, sejarah hidupnya dan juga sejarah hidup laruku.
- Tetchan sejak kecil menyukai anime dan manga. Salah satu anime favoritnya adalah Gundam dan Evanglion.
- Awalnya tetchan tidak terlalu tertarik pada gundam, karena menurutnya terlalu kekanak-kanakan. Tapi pada akhirnya dia penasaran dan setelah menonton serial tersebut akhirnya dia berubah pikiran dan mulai tertarik pada gundam.
- Awal ketertarikan tetchan pada Evanglion adalah saat laruku sedang mengalami masa2 berat ketika sakura di tangkap karena kepamilikan narkoba. Saat itu tetchan di minta untuk tidak berkeliaran di luar untuk menghindari media,dan saat menonton tv di malam hari, dia tidak sengaja melihat Evanglion dan mulai tertarik, karena menurutnya cerita nya sangat sesuai dengan kondisi mentalnya saat itu.
- Tokoh favorit tetchan di Evanglion adalah Asuka langely,karena menurutnya karakter Asuka sangat mirip dengan dirinya. Tipe wanita kesukaannya juga yang serti Asuka, dia senang sekali saat mendapat surat dari seiyu(pengisi suara) Asuka, dan berteriak “aku mendapat surat dari Asuka”.
- Evanglion juga lah yang kemudian membantu tetchan berkenalan lebih dekat dengan Yukihiro.
- Sawada Kenji adalah musisi favorit tetchan semasa sekolah dasar dulu. Saat itu tetchan tertarik dengan Sawada Kenji karena menurutnya pria yang memakai make up tebal dan dandanan yang mencolok sangatlah menarik baginya.
- Semasa SMP tetchan sempat juga menyukai Duran-Duran (band pop asal inggris) tetapi kemudian dia mulai bermain band brsama Ken dan kakak kelasnya. Saat itu ken (kira2) bilang begini “Jyahh….Duran-Duran mah band buat anak cewe” tetchan pun Cuma bilang “Ohh…Yaa…” -_-“
- Tetchan mulai mendengar music metal dari acra2 musik seperti MTV,dan juga dari ken chan dan senpainy(sama kayak gue)a. Musisi metal favoritnya yang pertama adalah Ozzie Osbourne dan Mötley crüe. (kayak gue juga)
- Sejak dulu tetchan sangat mengagumi permainan gitar ken.
- Awalnya tetchan, ken dan senpai mereka bermain gitar. Tetapi kemudian ken menawarkan tetchan untuk bermain bass. Tetchan saat itu belum tahu bass itu apa, dan ken chan hanya menjelaskan kalau bass seperti gitar dengan 4 senar, dan ken chan jg bilang kalau bass adalah instrument yang menarik, sehingga dengan patuhnya tetchan pun menjawab “Iya senpai, saya mengerti”dan tanpa pikir panjang lagi dia segera memesan bass dari catalog.
- Saat Bass yang di pesannya sampai di hadapannya, dia sangat terkejut karena ternyata ukurannya lebih besar dari yang dia duga dan setelah di mainkan dy merasa bass adlah instrument yang membosankan. Saat itu dia merasa di tipu oleh ken
- Saat Laruku di wawancara oleh pop japan tv mereka diminta menceritakan secara singkat bagaimana masuk ke dunia music, tetchan dengan polos menjawab “Aku di tipu oleh ken chan” kemudian ken dengan wajah tidak berdosa menjawab “Aku tidak pernah menipu siapapun”.
- Tetchan awalnya tidak mau menulis Lyric, karena menurutnya menulis lyric adalah tugas vocalis. Sehingga saat D’arc~en~Ciel terbentuk dan dia menjadi vocalis, dia harus bertanggung jawab atas ucapannya dan mulai menulis lyric pertamanya.
- Sedangkan Lyric pertama yang di tulisnya untuk L’arc~en~Ciel adalah Milky Way. Saat itu Hyde bertanya padanya “mau coba menulis lyric?” tetchan pun berfikir pasti sangat berat jika Hyde harus menulis semua Lyric untuk L’arc, kemudia dia pun akhirnya mulai ikut menulis lyric untuk L’arc.
- Tetchan biasanya mendapat inspirasi untuk menulis lyric dari film atau kejadian di sekitarnya. Salah satu lyric lagu dari album pertamanya Suite November yaitu Tightrope terinspirasi dari salah satu adegan dalam manga Yazawa ai ‘Kangen no tsuki’. Dan setelah album tersebut di rilis Yazawa ai menghubunginya dan mengatakan kalau Tightrope adalah lagu favoritnya, saat itu tetchan sangat terkejut dan berfikir ‘ahh gawat dia tahu’.
- Tempat favorit tetchan untuk menulis lagu adalah di dalam mobilnya. Dia sering manggunakan alat perekam sambil menyetir mobilnya kemudian saat ia mendapat inspirasi ia langsung merekamnya.
- Tetchan jarang mendengarkan music di rumah, dia lebih sering mendengarkan music saat berpergian dengan mobil. Bahkan dy memodifikasi dan memasang sound system di mobilnya agar dy lebih nyaman mendengarkan music.
- Tetchan tidak suka berpergian dengan Taksi, dan dia benci naik kereta.
- Saat pertama kali dia mendapat izin mengemudi, gadis pertama yang ia antar dengan mobil adalah Ibunya, tetchan pun selalu mengantar ibunya kemanapun sejak itu.(kyk gw juga)
- Tetchan sangat menyukai gedung2 tinggi. Dia pernah pergi ke luar negeri hanya untuk melihat gedung2 di sana.
- Ia juga tertarik dengan interior dan design ruangan, saat di paris ia menyempatkan diri berbelanja beberapa furniture dari designer terkenal.
- Cita cita tetchan selain menjadi musisi adalah menjadi seorang agen realestate.
- Walau member L’arc yang satu ini terkenal hobby belanja. Tapi tetchan pernah menulis di Diary nya kalau dy lebih sering berganti dompet daripada berganti handphone.
- Tetchan juga menyukai barang-barang langka dan unik.
- Tetsuya tidak tertarik pada mobil keluaran baru, dy justru lebih tertarik pada mobil yang sudah tidak akan di produksi lagi.
- Tetchan terkenal dengan koleksi bass dan gitarnya yang berjumlah ratusan.
- Tetsuya sama sekali tidak pernah merokok, karena dia tidak tahan dengan bau rokok yang menempel di baju dan rambutnya.
- Walau teman2 sekolahnya diam diam merokok dia tidak terpengaruh karena menurutnya merokok sambil sembunyi2 itu tidak keren.
- Tetchan juga tidak tahan dengan aroma parfum yang terlalu menyengat. Dia sering membawa air refreshment kemanapun.
- Sejak kecil tetchan sudah memilih pakaian dan men design kamarnya sendiri.
- Walau terlihat stylish, sebenarnya tetchan tidak terlalu memikirkan merek pakaiannya, dia hanya memilih pakaian yang dia suka (tapi emang dasar high taste, yang di pilih emang bagus2 dan branded)
- Dia justru terkadang tidak suka melihat barang2 yang mudah di kenali dengan merek tertentu.baginya yang terpenting pakaian itu cocok dipakai dan terlihat cute.
- Tetchan sejak kecil menyukai pakaian yang berwarna terang dan warna2 yang langka.
- Diantara para member dia yang paling jarang melihat cermin saat di make up.
- Jika tidak ada kegiatan apa2, tetchan tidak mau repot2 mencuci muka dan berganti baju.(males, kyk gue)
- Saat pergi tetchan tidak pernah menata rambutnya, karena menurutnya jika ada yang kurang dari penampilannya maka stylish nya yang akan mengurusnya
- Tetchan suka mengoleksi perlatan rumah tangga tetapi karena dia tidak suka memasak jadi barang2 itu hampir tidak pernah di pakai.
- Dia tidak suka memasak karena dia tidak mau dapurnya berantakan dan tidak mau repot bersih2, dia juga sangat memperhatikan kebersihan makanannya sehingga jika memasak sendiri dia pikir pasti akan sangat merepotkan.
- Tetchan lebih suka makan di luar atau memesan makanan dari luar(sumber: tetsugaku th 2004, jadi dy belum nikah saat itu)
- Tetapi tetchan juga selalu menyiapkan makanan instan untuk dimasak saat ia benar2 terdesak dan lapar tetapi tidak bisa memesan makanan dari luar.
- Tetchan bahkan pernah hanya memakan nasi saja, karena sudah tidak ada makanan lain saat itu.
- Tetchan tidak terlalu suka musim dingin karena tubuhnya rentan banget sama penyakit, dan dy benci di suntik, karenanya dy perduli banget sama kesehatan dan gak mau sampe sakit.
- Setelah konser Theater of Kiss di Nagoya tetchan sempat di larikan ke rumah sakit karena demam tinggi. Sebenarnya sejak awal tour itu dy memang sudah sakit tetapi sang Leader gak mau membatalkan konser karena dy gak mau mengecewakan fans yang sudah menanti penampilan mereka.
- Walaupun tetchan sangat sibuk, tetapi baginya makan dan tidur sangatlah penting, sesibuk apapun ia harus tetap menyempatkan diri untuk istirahat.
- Kemampuan Bass Tetsuya sudah di akui di dunia music jepang. Tetapi ternyata selain saat konser, rekaman dan rehearsal untuk konser tetchan hampir tidak pernah berlatih dan bermain bass di waktu luangnya.
- Walau pun memiliki ratusan koleksi bass, tetapi kebanyakan bass itu hanya di beli untuk koleksi karena keunikannya dan tidak pernah di mainkan,
- Tetchan lebih sering menggunakan ZON bass yang sudah di gunakannya sejak awal debut Laruku dan Swadowsky bass untuk rekaman.
- Sejak ia bekerja sama dengan Morrie (eks Dead End) dalam band Creature-Creature, tetchan menjadi lebih sering menggunakan bass dengan 6 senar.
- Walau kelihatan Cool tapi tetchan ternyata gampang nangis kalau nonton film. Dy bahkan nangis setelah nonton film Hachikou Monogatari.
- Lagu ‘In My Heart’ dari album solo keduanya ‘COME ON’ sengaja dia buat oleh sang Leader untuk L’arc.
Kimi no daisuki na uta utau yo eien ni
(We'll sing that song you love forever)
TETSUYA- In My Heart
#read about yukihiro awaji fact's here....#
*and ken kitamura here..*
Diposkan oleh irfan_arachman di 12/30/2011 10:50:00 AM 0 komentar
